Zantoso's Blog

life is great adventure

Catatan Pendakian Gunung Salak jalur Cidahu

Menuju Salak I.

Bermula dari rencana pendakian yang kedua dari komunitas LA (Lentera Alam) wadah yang dibuat bareng oleh kawan-kawan satu tempat kerja. Sebelumya banyak kawan yang mo ikut serta, tapi mendekati hari H (yang diundur satu minggu) 21 Okt 2011, banyak dari kawan-kawan yang mengundurkan diri. Alhasil cuma kami bertiga: Defri, Jay, Gaus (saya sendiri) yang akhirnya memutuskan untuk tetap melanjutkan rencana pendakian ke Gunung Salak di Sukabumi.

Jumat jam 5 teng selesai jam kerja, jalanan Tambak macet total, jam keberangkatan kami yg semula pukul 19.30 jadi mundur. jam 22.00 waktu Serang kami berangkat menuju terminal Pakupatan Serang, kurang lebih perjalanan setengah jam kami sampai di Pakupatan, dari Pakupatan disambung dengan Bus AC jurusan kp. Rambutan, ongkos Rp. 17000,. perorang sampai di terminal Kp. Rambutan 00.30.

Seperti yang memang sudah kami prediksi, sampai Rambutan pasti sudah tidak ada lagi bus jurusan Sukabumi (berdasarkan info yang kami peroleh dari berbagai sumber: googling, tanya temen, tanya kenek). Kami putuskan untuk nongkrong dulu sebentaran deket kedai kopi, sambil tanya-tanya tentang masih adakah bus yang menuju Sukabumi..Pucuk di cita ulam pun tiba, ada bus jurusan Tasikmalaya, nih bus sudah pasti lewat Ciawi, dari Ciawi kami bisa sambung lagi dengan angkutan lain buat ke Sukabumi.

Kurang lebih jam 01.00 berangkat dari Rambutan menuju Ciawi, dengan ongkos Rp. 6000,. perorang. dari ciawi kami naik angkutan kecil semacam mobil travel (tapi kayaknya angkutan gak resmi dech). semula kami dipintai 15000,. perorang akhirnya setelah tawar menawar dengan lobi lobi ala yahudi 😛 disepakati harga perorang Rp. 10000,. dari Ciawi kami berhenti di Cicurug (karna kita mo lewat jalur Cidahu). Kalo saya tdk lupa, sampai di pertigaan Cicurug jam 03.00.

Dari Cicurug ada angkot dengan ongkos Rp. 10.000 tapi gak sampi depan pos TNGHS, mesti jalan kaki buat sampe ke Pos. Kami nongkrong dulu di kios rokok di Cicurug, sambil melengkapi perbekalan, Beli air mineral 3 botol besar. Sambil ngobrol sama abang warung, kami diaranin pake ojek dengan ongkos perorang Rp. 30.00 Mahal tapi memang sesuai dengan medannya yang jalannya rusak plus nanjak terus sampe depan TNGHS. Sampai di pos pendaftaran kurang lebih jam 04.30. Ada penjaganya namanya Bpk. Aceng. orangnya ramah, jam buka pendaftaran mestinya tertulis jam 08.00, tapi ja 05.00 kita sdh boleh daftar..biaya pendaftaran plus materai buat 3 orang 30.00.

Setelah sholat subuh kam isarapan pagi, ada 1 warung dekat dengan Pos TNGHS, Sarapan mie rebus campur nasi. Jam setengah 7 kami memulai pendakian. Singkat ceritanya (capek ngetiknya) jalur Cidahu emang mangstaaab, mulai dari pacet trek nanjaknya (ampe pake tali segala), becek plus licin.. sampai di puncak jam 15.00. Viewnya memang tidak begitu bagus, Gak dapet sunset juga gak dapet Sunrise, full of fog..tapi kami dapat kawan rimba sejati, di puncak kami bertemu kawan  dari bekasi & bandung (Indra & Deni). yang menawarkan jalur laen buat turun, jalur Cimelati, treknya mendingan daripada Cidahu.

Iklan

4 Komentar

  1. caryssa

    seru nya…
    boleh dong diajak buat daki gunung…

    • zantoso

      yup seru banget bu..menikmati karunia Sang Pelukis Agung..
      ikut aja, kalo gunung dah manggil pasti bisa..hehe

      • caryssa

        sip klo ada rencana pendakian boleh juga tuh di kasih infonya…

      • zantoso

        Siapp..

        ________________________________

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: